Batam — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kepulauan Riau disebut menggelar Focus Group Discussion (FGD) Strategi Promosi Provinsi Kepri urusan pemerintahan bidang penanaman modal pada Kamis, 27 Agustus 2026, di kantor Pemerintah Kota Batam.
Informasi mengenai pelaksanaan FGD tersebut belum ditemukan dalam publikasi resmi DPMPTSP Provinsi Kepri yang dapat diverifikasi. Namun, agenda penguatan strategi promosi investasi yang disebut dalam bahan ini sejalan dengan arah kebijakan DPMPTSP Kepri dalam dokumen perencanaan 2025–2029.
Fokus pada Strategi Promosi Investasi
Dalam dokumen strategis DPMPTSP Kepri, peningkatan strategi promosi yang terarah, terukur, dan berbasis potensi lokal menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan realisasi penanaman modal. Dokumen tersebut juga mencantumkan pemetaan sektor prioritas, segmentasi target investor, pemanfaatan media digital, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan pelaku usaha.
DPMPTSP Kepri juga menempatkan penyusunan strategi promosi penanaman modal sebagai bagian dari program promosi penanaman modal yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Dalam praktiknya, pendekatan berbasis data juga telah diterapkan melalui pemetaan potensi investasi. DPMPTSP Kepri sebelumnya menekankan perlunya mengarahkan promosi pada sektor unggulan agar penyampaian potensi investasi daerah lebih fokus.
Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha
Berdasarkan bahan yang disampaikan, Ricky Tjong hadir mewakili Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam dalam FGD tersebut.
Kehadiran perwakilan dunia usaha disebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan perspektif pemerintah dan pelaku usaha dalam merumuskan strategi promosi investasi. Masukan dari dunia usaha dapat digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan investor, tantangan di lapangan, serta pendekatan promosi yang lebih relevan.
Keterlibatan pelaku usaha juga sejalan dengan agenda DPMPTSP Kepri yang mendorong koordinasi dan komunikasi dengan pelaku usaha untuk membuka peluang kemitraan serta investasi di daerah.
Promosi Berbasis Potensi dan Digital
Dokumen Renstra DPMPTSP Kepri 2025–2029 mencantumkan sejumlah arah penguatan promosi, antara lain penyusunan profil investasi unggulan, promosi melalui forum bisnis dan pameran, penyusunan rencana aksi berbasis data potensi daerah, segmentasi pasar investasi, pengembangan portal investasi, serta peningkatan penggunaan media sosial dan platform digital.
DPMPTSP Kepri juga secara rutin mengembangkan data dan informasi mengenai potensi serta perkembangan investasi daerah sebagai bagian dari ekosistem promosi investasi.
Sementara itu, kegiatan promosi investasi yang melibatkan pelaku usaha telah dilakukan DPMPTSP Kepri pada 2026. Salah satunya melalui Temu Bisnis Promosi Penanaman Modal di Batam yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dan Malaysia untuk memperluas jejaring bisnis dan menjajaki peluang investasi.
Batam sebagai Bagian dari Ekosistem Investasi Kepri
Batam memiliki posisi penting dalam ekosistem investasi Kepulauan Riau. Karena itu, masukan dari pelaku usaha di Batam dapat menjadi salah satu bahan dalam menyusun strategi promosi yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan dunia usaha.






