Dewan Pengurus KADIN Kota Batam melaksanakan audiensi dan diskusi dengan Kedeputian Bidang Pengelolaan Kawasan BP Batam yang dalam kesempatan ini diterima langsung oleh Direktur Pengendalian Kawasan, Harry, pada Jumat, 12 Juni 2026.
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Anggota/Deputi Pengelolaan Kawasan, Gedung Annex II Lantai 1 BP Batam. Audiensi ini menjadi wadah dialog langsung antara dunia usaha dan BP Batam dalam membahas agenda strategis pengembangan kawasan serta potensi investasi di Batam.
Dokumentasi menampilkan Dewan Pengurus KADIN Kota Batam — dengan seragam resmi organisasi — berdiskusi dengan jajaran BP Batam dalam suasana pertemuan formal di ruang rapat Deputi Pengelolaan Kawasan.
Diskusi berfokus pada berbagai isu strategis, peluang, dan tantangan ekonomi, khususnya yang berkaitan dengan ruang lingkup tugas dan fungsi Kedeputian Bidang Pengelolaan Kawasan BP Batam.
Secara konstruktif, para peserta menyoroti beberapa aspek penting:
Kota Batam memiliki posisi unik sebagai pintu gerbang Indonesia yang berbatasan langsung dengan Singapura dan menjadi bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/FTZ). Kombinasi lokasi, insentif, dan infrastruktur menjadikan Batam salah satu destinasi investasi strategis di Kepulauan Riau.
Beberapa keunggulan utama yang menjadi daya tarik investasi di Batam antara lain:
Sektor dengan prospek kuat meliputi manufaktur dan industri pengolahan, logistik dan perdagangan, industri maritim, serta jasa penunjang kemudahan berusaha di kawasan FTZ.
Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua KADIN Kota Batam, Roma Nasir Hutabarat, bersama jajaran Dewan Pengurus KADIN Kota Batam. Kehadiran pengurus KADIN Batam menegaskan komitmen organisasi dalam menjadi mitra aktif pemerintah dan lembaga pengelola kawasan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara KADIN Kota Batam dan BP Batam dalam mendukung:
KADIN Kota Batam berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan BP Batam dan pemangku kepentingan terkait guna mendorong pertumbuhan investasi yang inklusif di Batam. Organisasi ini siap mendampingi anggota dan pelaku usaha dalam memanfaatkan potensi Batam sebagai pusat perdagangan, industri, dan inovasi di Kepulauan Riau.
KADIN Kota Batam menyampaikan apresiasi atas keterbukaan BP Batam dalam menerima audiensi dan berharap komunikasi serta koordinasi seperti ini dapat dilanjutkan secara berkala demi kepentingan bersama pelaku usaha di Batam.