Wakil Ketua OKK KADIN Batam Hadiri Seminar Sustainable Trade and Investment Report (STIR) 2026

Penulis
Redaksi KADIN Batam
Media Informasi Resmi
Galeri Foto (1/2)
Daftar Isi Artikel· 4 bagian
Batam, 6 Agustus 2026 – Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) KADIN Kota Batam, Bapak Suyono Saputro, menghadiri Seminar Sustainable Trade and Investment Report (STIR) 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Politeknik Negeri Batam (Polibatam) pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Seminar ini merupakan forum strategis yang mempertemukan unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, industri, serta lembaga kajian untuk mendiskusikan perkembangan perdagangan dan investasi berkelanjutan, khususnya dalam menghadapi dinamika perubahan serta tantangan perekonomian global saat ini.
Memperkuat Daya Saing Lewat Ekonomi Hijau
Pada penyelenggaraan tahun ini, STIR 2026 mengangkat tema yang sangat krusial:
“From Fragmentation to Transformation: Strengthening the Green Economy as a Strategy for Indonesia’s Competitiveness.”
Tema ini menyoroti pentingnya transformasi kolektif menuju ekonomi hijau (green economy) sebagai instrumen utama untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tengah fragmentasi rantai pasok global dan pergeseran lanskap perdagangan internasional.
Kehadiran Bapak Suyono Saputro selaku perwakilan KADIN Kota Batam mempertegas komitmen penuh organisasi untuk terus mengawal isu-isu strategis nasional terkait perdagangan hijau, fasilitasi investasi ramah lingkungan, transformasi teknologi industri, serta pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di daerah.
Urgensi Bagi Pelaku Usaha dan Industri Lokal
Bagi para pelaku usaha di Batam, agenda penerapan ekonomi hijau menjadi kian relevan. Lanskap investasi dan persyaratan ekspor global saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada produktivitas dan pertumbuhan margin semata. Aspek efisiensi energi, keberlanjutan ekosistem lingkungan, rendah emisi carbon, serta kepatuhan industri terhadap standarisasi lingkungan internasional kini menjadi penentu utama agar produk lokal mampu bersaing di pasar global.
Selain memaparkan temuan laporan komprehensif, seminar STIR 2026 ini juga dimanfaatkan sebagai wadah strategis untuk menjembatani kolaborasi erat antara sektor industri dengan institusi pendidikan tinggi. Kerja sama ini penting untuk menghasilkan riset aplikatif, inovasi teknologi ramah lingkungan, serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) industri yang andal.
Kolaborasi CSIS dan Politeknik Negeri Batam
Penyelenggaraan seminar ini diinisiasi secara kolaboratif oleh Politeknik Negeri Batam bekerja sama dengan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia. Melalui sinergi riset ini, para pakar mengupas tuntas tantangan transisi energi, peluang pembiayaan hijau (green financing), kebijakan insentif industri hijau, serta strategi mitigasi risiko hambatan dagang nontarif ramah lingkungan.
Sebagai salah satu lokomotif industri manufaktur dan gerbang perdagangan bebas (FTZ) utama di Indonesia, Kota Batam memiliki kepentingan langsung terhadap isu keberlanjutan ini. Adaptasi cepat menuju industri hijau akan meningkatkan daya tarik investasi asing langsung (FDI), memperkokoh integrasi rantai pasok lokal ke global, dan menciptakan peluang usaha baru yang bernilai tambah tinggi bagi pelaku usaha daerah.
KADIN Kota Batam meyakini bahwa akselerasi ekonomi hijau membutuhkan sinergi erat lintas sektor (quadruple helix). Dunia usaha dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas inovasi dan kelayakan ekologis operasinya agar mampu mengambil manfaat optimal dari pergeseran paradigma ekonomi hijau dunia. KADIN akan terus aktif memfasilitasi forum dialog, edukasi, dan kerja sama serupa guna mewujudkan iklim bisnis Batam yang adaptif, berdaya saing global, dan berkelanjutan.
Ringkasan Informasi Kegiatan
- Nama Kegiatan: Seminar Sustainable Trade and Investment Report (STIR) 2026
- Waktu Pelaksanaan: Kamis, 6 Agustus 2026
- Tempat Acara: Auditorium Politeknik Negeri Batam (Polibatam)
- Delegasi KADIN Batam: Suyono Saputro (Wakil Ketua Bidang OKK KADIN Batam)
- Penyelenggara: Politeknik Negeri Batam bekerja sama dengan CSIS Indonesia
- Tema Utama: From Fragmentation to Transformation: Strengthening the Green Economy as a Strategy for Indonesia’s Competitiveness






